
CILEUNGSI – Kekhawatiran terhadap meningkatnya berbagai persoalan remaja di era digital mendorong Pemerintah Desa Cipenjo mengambil langkah pencegahan. Salah satunya melalui kegiatan pembinaan dan pencegahan kenakalan remaja yang digelar di RW 002 Kampung Cikukulu.
Pemerintah Desa Cipenjo terus mendorong lahirnya generasi muda yang berkarakter dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan pembinaan dan pencegahan kenakalan remaja yang melibatkan para pemuda di wilayah RW 002 Kampung Cikukulu.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan masyarakat tersebut diikuti oleh para remaja dan warga sekitar. Dalam suasana yang santai namun edukatif, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari.
Pembinaan ini menjadi penting karena remaja saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari pengaruh pergaulan bebas, penyalahgunaan media sosial, hingga potensi keterlibatan dalam tindakan yang merugikan diri sendiri maupun lingkungan.
Melalui kegiatan tersebut, para peserta diajak memahami pentingnya membangun karakter yang disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian terhadap keluarga dan masyarakat.
Menurut Pemerintah Desa Cipenjo, pencegahan kenakalan remaja tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah atau orang tua. Lingkungan masyarakat juga memiliki peran besar dalam membentuk karakter generasi muda.
Kegiatan seperti ini diharapkan menjadi ruang komunikasi antara pemerintah desa, tokoh masyarakat, orang tua, dan para remaja. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan yang dihadapi anak muda dapat lebih cepat dikenali dan dicarikan solusi bersama.
Bagi wilayah Bogor Timur, isu kenakalan remaja menjadi perhatian yang semakin penting. Pertumbuhan kawasan permukiman dan meningkatnya penggunaan teknologi digital membuat remaja menghadapi tantangan yang berbeda dibanding generasi sebelumnya.
Karena itu, pembinaan yang dilakukan secara rutin dinilai dapat menjadi langkah preventif untuk mengurangi risiko perilaku menyimpang sekaligus memperkuat nilai-nilai sosial dan keagamaan di tengah masyarakat.
Selain membahas pencegahan kenakalan remaja, kegiatan tersebut juga mengajak generasi muda untuk lebih aktif dalam kegiatan positif di lingkungan sekitar. Mulai dari kegiatan sosial, olahraga, organisasi kepemudaan, hingga berbagai program pembangunan desa.
Warga menyambut baik kegiatan ini karena dinilai memberikan manfaat langsung bagi pembentukan karakter generasi muda. Banyak orang tua berharap pembinaan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.
Dengan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, generasi muda diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang produktif, berakhlak baik, dan mampu berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis.








