banner 728x250

Sebulan Lebih, Kemacetan di Cileungsi Belum Terurai

Perbaikan jalan di depan PT Holcim Indonesia dan PT PPLI membuat antrean kendaraan mengular setiap pagi dan sore akibat sistem buka tutup yang masih diberlakukan.

banner 120x600
banner 468x60

BOGOR, Warta Cileungsi – Kemacetan di Cileungsi masih menjadi persoalan yang dikeluhkan pengguna jalan. Selama lebih dari satu bulan terakhir, antrean kendaraan terjadi hampir setiap hari di ruas Jalan Raya Narogong-Cileungsi, tepatnya di depan PT Holcim Indonesia dan PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI).

Kemacetan paling terasa pada pagi hari saat masyarakat berangkat bekerja dan mengantar anak ke sekolah, serta pada sore hari ketika aktivitas pulang kerja meningkat. Kondisi ini terjadi karena adanya pekerjaan perbaikan jalan yang menyebabkan sebagian badan jalan tidak dapat digunakan secara normal.

banner 325x300

Untuk mengatur arus kendaraan, petugas memberlakukan sistem buka tutup lalu lintas. Kendaraan dari kedua arah harus melintas secara bergantian sehingga kapasitas jalan berkurang dan memicu antrean panjang, terutama saat volume kendaraan sedang tinggi.

Salah seorang pengguna jalan, Fathur, mengatakan kemacetan sudah berlangsung cukup lama dan berdampak terhadap waktu tempuh masyarakat yang melintasi kawasan tersebut.

“Hampir setiap pagi dan sore antrean kendaraan mengular. Perjalanan yang biasanya tidak terlalu lama sekarang bisa bertambah cukup signifikan karena harus menunggu sistem buka tutup jalan,” ujar Fathur kepada Warta Cileungsi.

Menurut Fathur, kemacetan tidak hanya dirasakan oleh kendaraan pribadi, tetapi juga angkutan barang dan kendaraan umum yang melintas di jalur tersebut. Ia menilai perbaikan jalan memang diperlukan, namun masyarakat berharap pelaksanaannya dapat dipercepat agar tidak terlalu lama mengganggu aktivitas warga.

Ia juga mengungkapkan bahwa sejumlah pengendara memilih mencari jalur alternatif untuk menghindari kepadatan. Namun, tidak semua pengguna jalan memiliki pilihan rute lain sehingga tetap harus melewati titik perbaikan jalan tersebut.

Secara tidak langsung, Fathur menilai masyarakat memahami pentingnya perbaikan infrastruktur jalan demi keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Meski demikian, warga berharap ada pengaturan lalu lintas yang lebih efektif agar antrean kendaraan tidak semakin panjang pada jam-jam sibuk.

Perbaikan jalan ini menjadi perhatian banyak pengguna jalan karena lokasi pekerjaan berada di salah satu jalur utama penghubung kawasan industri dan permukiman di Cileungsi. Setiap hari ribuan kendaraan melintasi ruas tersebut untuk menuju wilayah Bogor Timur, Bekasi, maupun Jakarta.

Masyarakat berharap proses perbaikan dapat segera selesai sehingga arus lalu lintas kembali normal. Pengguna jalan juga diimbau untuk memperhitungkan waktu perjalanan, mematuhi arahan petugas di lapangan, dan menjaga keselamatan selama melintasi area pekerjaan.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *